https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/issue/feedMentari : Journal of Islamic Primary School2026-04-08T08:53:52+07:00Nurani Rahmanianuranirahmania@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Mentari : Journal of Islamic Primary School</strong> emphasizes the study of primary education and Islamic primary education in Islamic countries in general and specifically in Indonesia by emphasizing the theories of Islamic primary education and its practices in the Islamic worlds that developed in attendance through publications of articles.</p> <p><strong>Mentari : Journal of Islamic Primary School</strong> is a double-blind peer-reviewed journal published by the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers , Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ula Kertosono Nganjuk. The journal publishes research articles of Islamic primary education or primary education in Islamic country. The articles of this journal are published annually; March, June, September and Desember.</p>https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1857Analisis Komparatif Administrasi dan Manajemen dalam Konteks Pendidikan2026-04-07T11:11:50+07:00Salsabila Zuhriasalsabillazuhria@gmail.com<p>Artikel ini membahas analisis perbedaan administrasi dan manajemen dalam konteks pendidikan. Latar belakang kajian ini didasari oleh masih banyaknya kesalahpahaman dalam penggunaan kedua istilah tersebut yang sering dipertukarkan seolah memiliki makna yang sama, padahal secara konseptual terdapat perbedaan mendasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun dokumen akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa administrasi pendidikan memiliki cakupan yang lebih luas karena mencakup seluruh proses kerja sama dalam pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan, sedangkan manajemen pendidikan lebih menekankan pada fungsi inti, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Administrasi dapat dipahami sebagai kerangka besar yang memberikan arah kebijakan, sementara manajemen menjadi inti pelaksana dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Keduanya tidak dapat dipertentangkan, melainkan saling melengkapi untuk menciptakan sistem pengelolaan pendidikan yang efektif, efisien, dan bermutu. Kajian ini diharapkan memberi manfaat praktis bagi pengelola lembaga pendidikan dalam meningkatkan efektivitas organisasi, serta kontribusi akademis dalam memperkaya literatur tentang administrasi dan manajemen pendidikan.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/2000Integrasi Hierarkis Komponen Pembelajaran dalam Sistem Pendidikan Dasar (SD/MI)2026-04-07T11:11:50+07:00Mohamad Azhar Annawa UBMmohamadazharanna@gmail.comDewi Susilo Renidewisusiloreni@gmail.comWulan Feronika Maharaniwullanferonika@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekaburan konseptual dan ketidaksinkronan antar unsur perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran di pendidikan dasar SD/MI yang berdampak pada desain pembelajaran yang parsial dan kurang koheren, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan merumuskan struktur hierarkis dan integratif komponen pembelajaran dalam sistem pendidikan dasar. Menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual tematik terhadap literatur pada basis data Google Scholar tahun 2015 sampai 2025, kajian ini mensintesis hubungan fungsional antara pendekatan, strategi, model, metode, teknik, taktik, media, sumber belajar, lingkungan, dan asesmen dalam kerangka <em>General Systems Theory</em> yang mencakup <em>input</em>, <em>proses</em>, <em>output</em>, dan <em>feedback</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran efektif harus disusun secara hierarkis, di mana pendekatan mengarahkan strategi, strategi membingkai model, model dioperasionalkan melalui metode dan teknik, serta taktik berfungsi sebagai adaptasi situasional yang tetap konsisten dengan desain awal. Asesmen dan refleksi menjadi mekanisme umpan balik untuk menjaga koherensi sistem. Implikasinya, guru perlu merancang pembelajaran berbasis keselarasan antar level komponen. Keterbatasan penelitian ini bersifat konseptual sehingga belum teruji secara empiris, sehingga penelitian selanjutnya perlu melakukan validasi implementatif untuk mengukur efektivitas kerangka terhadap peningkatan mutu hasil belajar.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1986Integrasi Misi Profetik dalam Pendidikan Islam: Telaah Konseptual, Implementatif, dan Peran Guru2026-04-07T11:11:50+07:00Salwa Durrotun Nashahsalwa.durrotun.nashah@mhs.uingusdur.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis misi profetik dalam pendidikan Islam yang berlandaskan nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi sebagaimana tercantum dalam QS. Ali Imran (3):110. Kajian difokuskan pada tiga aspek, yaitu kerangka teoretik dan teologis misi profetik, karakteristik nilai profetik dalam pembentukan peserta didik, serta implementasinya dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa misi profetik berfungsi sebagai fondasi penting dalam menciptakan pendidikan Islam yang holistik, karena mampu mengintegrasikan aspek intelektual, moral, spiritual, dan sosial peserta didik. Nilai profetik terimplementasi dalam kurikulum melalui pembelajaran berbasis nilai dan pada ranah ekstrakurikuler melalui pembinaan ibadah dan kegiatan sosial. Peran guru sebagai teladan profetik juga terbukti krusial dalam proses internalisasi nilai pada peserta didik. Temuan ini menegaskan relevansi pendidikan profetik dalam merespons tantangan pendidikan kontemporer dan membentuk generasi yang berkeadaban.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Misi Profetik, Pendidikan Islam</p> <p> </p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1980The Role of Classroom Management in the Learning Effectiveness of Madrasah Ibtidaiyah Students2026-04-08T08:53:52+07:00Yusuf Rendi Wibowoyusufrendipgmi16@gmail.comFatonah Salfadilahfatonahsfd26@gmail.com<p style="text-align: justify;"><em>This study aims to describe the implementation and specific steps of classroom management in fostering learning effectiveness among fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 6 Bandar Lampung. The study employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, with research subjects including classroom teachers and other relevant stakeholders. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that classroom management is implemented in a planned and comprehensive manner, encompassing classroom layout arrangement, seating organization, preparedness of instructional materials, selection of teaching methods, and the application of educative student discipline. Furthermore, the classroom management practices employed by teachers to enhance learning effectiveness include providing motivation prior to instruction, actively engaging students throughout the learning process, demonstrating strong mastery of subject matter, managing instructional time effectively, and applying discipline consistently and proportionately. These findings demonstrate that classroom management not only functions to maintain order but also plays a significant role in creating a conducive learning environment, increasing student engagement, and supporting character development. This study reinforces classroom management theory that positions teachers as managers of the learning environment and offers contextual contributions to classroom management practices in Madrasah Ibtidaiyah.</em></p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1971Evaluasi Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar: Kajian Literatur2026-04-07T11:11:50+07:00Anisa Alkarimahannisaalkarimah735@gmail.comAtika Nur Hidayatiatikanurhidayati64@gmail.com<p>Evaluasi adalah alat yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan pendidikan, terutama dalam pelajaran matematika di sekolah dasar, yang sering dianggap sulit oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti berbagai inovasi dan efektivitas metode evaluasi dalam pembelajaran matematika melalui tinjauan pustaka terhadap penelitian sebelumnya. Metodologi yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan informasi dari jurnal ilmiah yang berkaitan dengan evaluasi pembelajaran matematika di sekolah dasar berbasis teknologi, model CIPP, pendekatan ilmiah serta pengembangan soal yang berorientasi pada HOTS. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi interaktif dan media berbasis permainan serta signifikan meningkatkan motivasi dan pemahaman kognitif siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Selain itu, model evaluasi CIPP membantu guru dalam mengidentifikasi kendala pada aspek input dan proses yang sering luput dari perhatian jika hanya menitikberatkan pada hasil ujian akhir. Evaluasi pembelajaran matematika masa kini harus holistik dan integratif, dengan menggabungkan keunggulan teknologi serta memperkuat kemampuan pedagogik guru dalam merancang alat penilaian yang valid dan dapat merangsang kemampuan berpikir kritis siswa.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1962Implementasi Model Evaluasi Berbasis Kompetensi dalam Pembelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Perguruan Muallimat Cukir Jombang2026-04-07T11:11:51+07:00Hudzaifah Hudzaifahhudzaifah@staf.unipdu.ac.idMoh. Syafi’imuhammadsyafii@fai.unipdu.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji implementasi model evaluasi berbasis kompetensi dalam pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Perguruan Muallimat Cukir Jombang. Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan pendekatan penilaian yang tidak hanya mengukur penguasaan kognitif tetapi juga mengevaluasi sikap, nilai, dan keterampilan ibadah praktis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan hasil penilaian berbasis kompetensi dalam mata pelajaran Fiqih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa model evaluasi berbasis kompetensi diterapkan melalui rubrik kinerja keterampilan ibadah, penilaian portofolio, evaluasi berbasis proyek, dan tes autentik. Penilaian kompetensi juga diintegrasikan dengan kegiatan pembiasaan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi berbasis kompetensi memperkuat keselarasan antara tujuan pembelajaran Fiqih, pembentukan karakter, dan keterampilan ibadah siswa.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1947Administrasi dan Manajemen dalam Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Lembaga Pendidikan2026-04-07T11:11:51+07:00Abdul Muizzmuizz.nologareng@gmail.com<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kapabilitas pengelolaan lembaga pendidikan. Dalam konteks dinamika pendidikan abad ke-21, administrasi dan manajemen yang efektif tidak lagi sekedar fungsi rutin, melainkan menjadi penggerak utama peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran strategi administrasi dan manajemen dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan lembaga pendidikan, baik di tingkat mikro (sekolah/madrasah) maupun makro (dinas/kanwil). Melalui observasi sistematis terhadap 10 jurnal ilmiah selektif, artikel ini mengidentifikasi dimensi-dimensi kunci administrasi dan manajemen yang berpengaruh signifikan, seperti strategi perencanaan, kepemimpinan transformasional, pengelolaan sumber daya, supervisi akademik, dan sistem evaluasi berbasis data.</span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Temuan menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS) dengan pendekatan manajemen pengetahuan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran organisasi yang mendorong peningkatan kompetensi secara kolektif. Artikel ini menyimpulkan bahwa paradigma transformasi dari administrasi konvensional ke strategi manajemen partisipatif merupakan prasyarat untuk membangun kompetensi pengelolaan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.</span></span></p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://www.ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/ment/article/view/1942Optimalisasi Laporan Administrasi Sekolah Dasar Berbasis Digital dalam Meningkatkan Efisiensi Manajemen Pendidikan2026-04-07T11:11:51+07:00Dhanifa Satya Firmansyahdanifasatya@gmail.com<p>Administrasi sekolah memiliki peran penting dalam kelancaran pengelolaan pendidikan, terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Di lapangan, sistem pelaporan administrasi masih banyak dilakukan secara manual, yang sering kali menimbulkan kendala dalam hal kecepatan, ketepatan, dan keterpaduan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan administrasi dapat meningkatkan efisiensi manajerial di lingkungan SD/MI. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap sepuluh karya ilmiah relevan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem administrasi berbasis digital, baik dalam bidang keuangan, kurikulum, maupun data peserta didik, berdampak positif terhadap percepatan proses kerja, keakuratan informasi, dan koordinasi antarbagian. Temuan lain juga menunjukkan bahwa digitalisasi memperkuat akuntabilitas lembaga pendidikan serta mendukung proses pengambilan keputusan di tingkat manajerial. Kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya sarana pendukung, rendahnya kompetensi SDM dalam penggunaan teknologi, serta sikap kurang adaptif terhadap sistem baru. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang berkelanjutan, pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, dan kebijakan yang mendukung dari pemerintah agar transformasi administrasi di sekolah dasar dapat berjalan optimal. Secara keseluruhan, digitalisasi laporan administrasi terbukti berperan penting dalam menunjang efisiensi dan peningkatan mutu tata kelola pendidikan dasar.</p>2026-03-31T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##